Langsung ke konten utama

Wewenang Lini, Staff dan Fungsional

Wewenang
Wewenang(Authority) merupakan syaraf yang berfungsi sebagai penggerak dari pada kegiatan-kegiatan.Wewenang yang bersifat informal,untuk mendapatkan kerjasama yang baik dengan bawahan.Disamping itu wewenang juga tergantung pada kemampuan ilmu pengetahuan,pengalaman dari kepemimpinan.Wewenang berfungsi untuk menjalankan kegiatan yang ada dalam organisasi.Wewenang dapat diartikan sebagai hak untuk memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tujuan dapat tercapai.Pengorganisasian merupakan proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi,sumber daya yang dimilikinya dan lingkungan yang melingkupinya.


  • Wewenang Lini Dan Staff
1.Wewenang Lini
Yaitu wewenang dimana atasan melakukannya atas bawahannya langsung.Yaitu atasan langsung memberi wewenang kepada bawahannya,wujudnya dalam wewenang perintah dan tercermin sebagai rantai perintah yang diturunkan kebawahan melalui tingkatan.

2.Wewenang Staff
Yaitu hak yang dipunyai oleh satuan-satuan staf atau para spesialis untuk menyarankan,memberi rekomendasi kepada persinalia ini.Kualifikasi yang harus dipenuhi oleh orang yang duduk sebagai staf yaitu dengan menganalisa melalui metode kuisioner,metode observasi,metode wawancara atau dengan menggabungkan ketiganya.

3.Wewenang Staf Fungsional
Yaitu hubungan terkuat yang dapat memiliki staf dengan satu-satuan lini.



http://ekacyliiaa.blogspot.co.id/2010/05/wewenang-lini-staf-dan-fungsional.html




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manajemen Kalbe tbk

KALBE Berdiri pada tahun 1966, Kalbe telah jauh berkembang dari usaha sederhana di sebuah garasi menjadi perusahaan farmasi terdepan di Indonesia. Melalui proses pertumbuhan organik dan penggabungan usaha & akuisisi, Kalbe telah tumbuh dan bertransformasi menjadi penyedia solusi kesehatan terintegrasi melalui 4 kelompok divisi usahanya: Divisi Obat Resep (kontribusi 24%), Divisi Produk Kesehatan (kontribusi 17%), Divisi Nutrisi (kontribusi 29%), serta Divisi Distribusi and Logistik (kontribusi 30%). Keempat divisi usaha ini mengelola portofolio obat resep dan obat bebas yang komprehensif, produk-produk minuman energi dan nutrisi, serta usaha distribusi yang menjangkau lebih dari satu juta outlet di seluruh kepulauan Indonesia. Di pasar internasional, Perseroan telah hadir di negara-negara ASEAN, Nigeria, dan Afrika Selatan, dan menjadi perusahaan produk kesehatan nasional yang dapat bersaing di pasar ekspor. Sejak pendiriannya, Perseroan menyadari pentingnya inovasi untu...

Pendekatan-pendekatan Untuk Mencapai Koordinasi Yang Efektif

Komunikasi merupakan kunci utama dalam koordinasi yang efektif. Koordinasi secara langsung tergantung pda perolehan,penyebaran dan pemrosesan informasi.Semakin banyak hal-hal yang tidak pasti pada koordinasi maka akan semakin banyak pula informasi yang harus kita dapatkan.Karena pada dasarnya koordinasi itu sendiri merupakan pemrosesan informaai yang terorganisasi. pada dasarnya koordinasi merupakan pemrosesan informasi.terdapat  tiga pendekatan untuk pencapaian koordinasasi yang efektif. Pengertian Koordinasi Koordinasi didefinisikan sebagai proses pengintegrasian (penyatuan) tujuan dan kegiatan perusahaan pada satuan yang terpisah dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien. Teknik-Teknik Manajemen Dasar Untuk mencapai koordinasi yang efektif kita dapat menggunakan mekanisme teknik-teknik manjemen dasar : Hirarki Manajerial, Rencana Dan Tujuan Sebagai Pengarah Umum Kegiatan-Kegitan Serta Aturan  dan prosedur-prosuder. Organisasi r...

Kasus Delegasi Wewenang

Kasus Delegasi Wewenang Pendelegasian wewenang merupakan sesuatu yang vital dalam organisasi kantor. Atasan perlu melakukan pendelegasian wewenang agar mereka bisa menjalankan operasi manajemen dengan baik. Selain itu, pendelegasian wewenang adalah konsekuensi logis dari semakin besarnya organisasi. Bila seorang atasan tidak mau mendelegasikan wewenang, maka sesungguhnya organisasi itu tidak butuh siapa-siapa selain dia sendiri.Bila atasan menghadapi banyak pekerjaan yang tak dapat dilaksanakan oleh satu orang, maka ia perlu melakukan delegasi. Pendelegasian juga dilakukan agar manajer dapat mengembangkan bawahan sehingga lebih memperkuat organisasi, terutama di saat terjadi perubahan susunan manajemen. Yang penting disadari adalah di saat kita mendelegasikan wewenang kita memberikan otoritas pada orang lain, namun kita sebenarnya tidak kehilangan otoritas orisinilnya. Ini yang sering dikhawatirkan oleh banyak orang. Mereka takut bila mereka melakukan delegasi, mereka kehil...