Langsung ke konten utama

Postingan

Tiga Gaya Kepemimpinan Utama dalam Manajemen –  Manajer merupakan suatu jabatan yang memiliki peranan penting dalam sebuah organisasi, mereka  bertanggung jawab untuk membuat rencana, mengatur, mengkordinasi, memimpin dan mengendalikan pelaksanaannya untuk mencapai tujuan organisasi serta menangani  dan menghadapi berbagai situasi kondisi yang muncul di dalam organisasainya. Para Manajer akan menggunakan gaya manajemen mereka masing-masing dalam menangani berbagai situasi dan kondisi yang mereka hadapi sehingga munculah berbagai gaya manajemen yang berbeda-beda berdasarkan karakter masing-masing manajer tersebut. Tiga Gaya Kepemimpinan Utama Menurut Kurt Lewin Menurut Psikolog Terkenal yang bernama Kurt Lewin, terdapat tiga gaya kepemimpinan utama dalam menangani permasalahan dan pengambilan keputusan, Ketiga gaya kepemimpinan utama tersebut diantaranya adalah Gaya Kepemimpinan Otokratis, Gaya kepemimpinan Demokratis dan Gaya Kepemimpinan Laissez-fa...

Tipe Kepemimpinan

Tipe-Tipe dalam Kepemimpinan 1. Tipe Otoriter (Otokratis, Dominator) Dalam tipe ini, pemimpin bertindak diktaktor pada bawahannya. Cenderung melakukan pemaksaan dalam menggerakkan kelompoknya. Disini kewajiban dari bawahan adalah untuk mengikuti dan menjalankan perintah. Tak boleh ada saran dan bantahan dari bawahan. Mereka diharuskan patuh dan setia secara mutlak kepada pemimpinnya. Kendali penuh ada pada pemimpin (bersifat satu arah) Contoh pemimpin diktaktor Adolf Hitler, Muammar Khadafi, Saddam Husein, Husni Mubarak dan lain-lain ciri-ciri; Mengandalkan kepada kekuatan atau kekuasaan yang melekat pada dirinya Menganggap dirinya yang paling berkuasa (kuasa tunggal) Menganggap dirinya paling mengetahui segala macam persoalan, orang lain dianggap tidak tahu. Keras dalam mempertahankan prinsip Jauh dari para bawahan. Perintah-perintah diberikan secara paksa. 2. Tipe Demokratis Tipe kepemimpinan demokratis adalah kebalikan dari pemimpin otoriter....

Sejarah Perkembangan Organisasi

Sejarah perkembangan organisasi Sejarah Pengembangan Organisasi sangat erat hubungannya dengan teori organisasi. Teori Organisasi meliputi teori organisasi klasik, teori organisasi neoklasik, dan teori organisasi modern. Teori Organisasi Klasik Teori klasik (classical theory) kadang-kadang disebut juga teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800( abad 18). Dalam teori ini, organisasi secar umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai organisasi yang sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku dan tidak mengandung kreatifitas. Dalam teori ini organisasi didefinisikan sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain bila orang-orang bekerja sama. Teori Klasik berkembang dalam 3 aliran yaitu: teori birokrasi, teori administrasi, dan manajemen ilmiah. I. Teori Birokrasi Teori ini dik...

Macam-macam Komunikasi Pada Suatu Organisasi

Macam-macam Komunikasi di Net TV 1. Komunikasi Menurut Cara Penyampaian Pada dasarnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lainnya karena manusia selain makhluk individu juga sekaligus makhluk sosial yang memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang dapat secara trampil berkomunikasi, oleh karena itu perlu dikenali berbagai cara penyampaian informasi. Menurut cara penyapaian informasi dapat dibedakan menjadi : a. Komunikasi Lisan. • yang terjadi secara langsung dan tidakdibatasi oleh jarak, dimana ke dua belah pihak dapat bertatap muka. • yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak. b. Komunikasi Tertulis. • yang dilaksanakan dalam bentuk suratdan dipergunakan untuk menyampaikanyang beritanya singkat. Jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud tertentu. • naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat komplek. 2. Komunikasi Menurut Perilaku Komunik...

Organisasi Yang Masuk keOne Way Traffic atau Two Way Traffic

1. One Way Traffic (komunikasi yang tidak secara langsung) adalah komunikasi satu arah yang artinya komunikasi ini terjadi bila seseorang yang mengirim berita tidak bermaksud untuk menerima umpan balik (respon) dari orang yang menerimanya secara langsung. Jadi hanya bermaksud memberikan informasi atau menyampaikan perintah dari atasan untuk dikerjakan karyawan. 2. Two Way Traffic adalah komunikasi yang terjadi antara seseorang dengan yang lain dimana kedua orang tersebut sama-sama aktif dalam memberikan tanggapan. Jadi baik komunikator maupun komunikan sama-sama aktif dalm berinteraksi. Contoh Perusahaan Yang Masuk kedalam Kategori One Way Traffic adalah stasiun Televisi NET Mereka Menyiarkan berita kepada masyarakat dan tidak bermaksud menerima umpan balik dari seseorang yang menerimanya, Contoh Kasusnya Adalah Citizen Jurnalis http://pahlevi29.blogspot.co.id/2017/06/organisasi-yang-masuk-kedalam-one-way.html Sumber : http://ichainhere.blogspot.co.id/2009/11/tugas...

Organisasi Dengan Menggunakan Rumus J.E Walters

1) PEMBAGIAN KERJA PADA SUATU ORGANISASI Pembagian kerja pada suatu organisasi masih berlaku, sebab apabila semua pekerjaan di pegang hanya pada satu orang misalkan adalah ketua dari organisasi tersebut, maka pasti organisasi tersebut tidak akan bisa berjalan dengan maksimal bahkan bisa terjadi kematian kegiatan dari organisasi tersebut. Makanya pembagian kerja pada suatu organisasi masih berlaku. 2) CONTOH KASUS SEDERHANA MENGENAI STANDARISASI DAPAT MENDORONG KOORDINASI. Kesepakatan yang dibuat diawal pembentukan tim organisasi dapat mempermudah tim untuk berkoordinasi dengan baik antara sesama anggota organisasi. Contohnya : koordinasi yang dilakukan antara ketua dengan anggotanya untuk saling terbuka dalam melakukan suatu kegiatan dapat mempermudah berkembangnya koordinasi antara sesama anggota organisasi, karena untuk dapat saling berkoordinasi dengan baik harus ada saling keterbukaan antara satu dengan yang lain. Karena akan menyulitkan jika ada anggota yang tidak dapat dipercaya ...

Cara Menyalurkan Ide Dalam Komunikasi

           Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci. Dalam menyalurkan solusi dan ide melalui komunikasi harus ada si pengirim berita maupun si penerima berita. Solusi-solusi yang diberikan pun tidak diambil seenaknya saja, tetapi ada penyaringan dan seleksi, manakah solusi yang terbaik yang akan diambil, dan yang akan dilaksanakan oleh organisasi tersebut agar mencapai tujuan, serta visi, misi suatu organisasi.  Adapun tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Ide (gagasan) => Si Sender 2. Perumusan Dalam perumusan, disini ide si sender disampaikan dalam kata-kata. 3. Penyaluran (Transmitting...